Logam ferro dan jenis-jenisnya- Materi bahan Teknik
Logam ferro - materi tentang logam ferro sangat penting untuk dipelajari oleh pembelajar baik tingkat SMK,Universitas, maupun umum
Selamat pagi Kawan-kawan anggaplah ini pagi terus supaya tetap semangat. Kali ini kita akan belajar bersama tentang logam ferro dan Jenis-jenisnya.
Logam ferro.
Sebelum mempelajari tentang materi Logam Ferro alangkah baiknya kita tahu apa itu logam .
Logam dalam bahasa yunani (Metalion) merupakan material (yang berisi unsur senyawa atau paduan) dengan karakteristik kebanyakan tidak dapat ditembus cahaya, berkilau dan mempunyai daya hantar panas dan listrik yang baik.
Lalu dikutip dari Wikipedia kata ferro yang berasal dari bahasa latin yang bermakna “mengandung zat besi”. Dari dua definisi di atas maka dapat di ambil kesimpulan logam ferro adalah material (yang berisi (unsur,senyawa dan paduan) yang mengandung zat besi dan memiliki daya hantar listrik dan panas yang baik.
Secara sedehana logam ferro adalah logam yang memiliki unsur fe atau besi
Jenis-jenis logam ferro adalah
1. Besi tuang
Besi tuang adalah perpaduan antara besi dan karbon. Kadar karbon yang dimiliki besi tuang 2,1-4,0 % C dan kadar silicon (Si) 1-3%. Untuk suhu lelehnya antara 1150-1200 derajat celcius.
Sifat-sifat yang dimiliki besi tuang : tidak dapat ditempa, dirol dan memiliki nilai keuletan yang rendah, memiliki fluiditas yang baik , memiliki sifat castability (mampu cetak) yang baik,memiliki ketahanan aus dan deformasi. Untuk cara menggunakan besi ini adalah dengan cara di tuang pada cetakan . Oleh sebab itu dikatakan sebagai besi tuang.
Untuk penggunaannya besi tuang dapat digunakan untuk sparepart manufaktur otomotif seperti rumah gearbok, kepala silinder dan blok siinder.
2. Besi tempa
Besi tempa atau dalam bahasa inggris disebut (Wrought Iron) merupakan logam hasil perpaduan antara besi dan karbon. Dengan kandungan karbon dibawah 0,08%. Besi tempa ini dapat dikerjakan/ dibentuk dengan cara dilakukan penempaan baik dengan tenaga manusia ataupun dengan mesin penempa.
Memiliki sifat tahan korosi , keras namun ulet , dan dapat dilakukan pengerjaan dengan las.
3. Baja karbon
Menurut Wikipedia baja adalah logam paduan yang terdiri dari beberapa unsur yaitu besi dan karbon. Memiliki sifat ulet dan dapat mudah dibentuk namun tidak dapat diberi perkerasan dengan perlakuan panas. Baja karbon memiliki kekuatan tarik rendah. Untuk dapat meningkatkan kekerasan di permukaan dapat dilakukan karburasi.
Pengelompokan baja menurut kadar karbonnya
· Baja karbon rendah
Baja ini memiliki kadar karbon 0,10-0,25 %. Dengan kadar karbon yang relatif rendah baja ini bersifat lunak, dapat dilakukan penempaan, penuangan, mudah dilas, dapat dilakukan peningkatan perkerasan permukaannya.
Untuk penggunaannya:
1.baja profil rangka pada bangunan
2.baja pada tulangan bangunan
3.mur baut
4.plat
Untuk penggunaannya:
1.baja profil rangka pada bangunan
2.baja pada tulangan bangunan
3.mur baut
4.plat
· Baja Karbon Sedang
Baja dengan kadar karbon 0,4-0,6% memiliki sifat yang keras dan kenyal digunakan dalam bidang penempaan, pemesinan, komponen otomotif. Pada komponen pemesinan yaitu poros,roda gigi. Pada komponen otomotif batang torak dan poros engkol
· Baja Karbon Tinggi
Baja karbon ini memiliki kadar karbon 0,6-0,99% memiliki sifat sangat kuat dan digunakan untuk pembuatan kawat dengan kekuatan yang tinggi dan pegas.
Penggunaannya dalam
-mata bor
-reamer
-tap dll.
Penggunaannya dalam
-mata bor
-reamer
-tap dll.
Saya sadar materi ini masih banyak kekurangan untuk itu. Kawan-kawan dapat memberikan saran, kritik yang membangun baik tentang materi diatas maupun tentang blog ini. Terimakasih kawan-kawan semoga bermanfaat materinya.
0 Response to "Logam ferro dan jenis-jenisnya- Materi bahan Teknik"
Post a Comment